LKPD Projek IPAS Kelas X: Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial (Format Kurikulum Merdeka)
LKPD Projek IPAS Kelas X: Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial (Format Kurikulum Merdeka)
Pendahuluan
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) merupakan instrumen krusial dalam model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran IPAS. LKPD ini dirancang khusus untuk siswa SMK Kelas X guna melakukan observasi lapangan mengenai dinamika sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Gambar: LKPD Projek IPAS SMK Interaksi Sosial
A. Identitas Projek
Mata Pelajaran: Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Fase / Kelas: E / X SMK
Topik: Interaksi Sosial, Sosialisasi, dan Lembaga Sosial
Alokasi Waktu: 2 x 45 Menit (Pertemuan 1)
Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL)
B. Capaian Pembelajaran & Tujuan
Capaian Pembelajaran: Peserta didik mampu memahami dan menganalisis interaksi, keselarasan, dan tindakan bersama antarindividu dan kelompok dalam masyarakat.
Tujuan Kegiatan:
Siswa dapat mengidentifikasi Kontak Sosial (Primer/Sekunder) dan Komunikasi di sekolah.
Siswa mampu mengelompokkan bentuk interaksi Asosiatif dan Disosiatif.
Siswa dapat menganalisis peran Lembaga Pendidikan dalam mengatur ketertiban sosial.
C. Langkah-Langkah Kegiatan (Sintaks PjBL)
Pertanyaan Mendasar: Amati sekitar Anda, mengapa setiap siswa memiliki gaya bicara atau perilaku yang berbeda? Apakah ada pengaruh dari lembaga keluarga atau media massa?
Perencanaan Projek: Buatlah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
Pelaksanaan Observasi: Lakukan pengamatan di kantin, perpustakaan, atau area parkir sekolah.
Diskusi & Analisis: Masukkan hasil temuan ke dalam tabel pengamatan di bawah ini.
D. Instrumen Pengamatan (Tabel Data)
(Gunakan tabel HTML di Blogger agar terbaca oleh algoritma Google)
| No | Fenomena Interaksi | Jenis Kontak | Bentuk (Asosiatif / Disosiatif) | Faktor Pendorong (Imitasi/Empati/dll) |
| 1 | Diskusi kelompok di kelas | Primer | Asosiatif | Kerja Sama |
| 2 | Menitip pesan lewat WA | Sekunder | Asosiatif | Komunikasi |
| 3 | Persaingan skor futsal | Primer | Disosiatif | Kompetisi |
E. Pertanyaan Analisis & Refleksi
Berdasarkan pengamatan, faktor pendorong apa yang paling dominan di kalangan siswa SMK (Imitasi, Sugesti, atau Empati)? Jelaskan alasannya.
Bagaimana peran Lembaga Sekolah (melalui aturan/tata tertib) dalam mencegah interaksi disosiatif seperti konflik antarsiswa?
Berikan satu contoh Kontak Sekunder Tidak Langsung yang Anda temukan selama proses observasi!
F. Rubrik Penilaian (Untuk Guru)
| Aspek Penilaian | Indikator Keberhasilan | Skor (1-4) |
| Kelengkapan Data | Mencatat minimal 5 fenomena interaksi dengan detail. | |
| Akurasi Analisis | Tepat dalam menentukan jenis kontak dan bentuk interaksi. | |
| Kualitas Laporan | Laporan disusun rapi, logis, dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik. |
Kesimpulan
LKPD ini membantu siswa untuk tidak sekadar menghafal definisi, tetapi mengalami langsung bagaimana proses sosial terjadi. Dengan memahami lembaga sosial, siswa diharapkan mampu menjadi bagian dari masyarakat yang memiliki etos kerja dan disiplin tinggi.
Tentang Penulis:
Noviardi Saputra adalah seorang pendidik yang berfokus pada pengembangan materi Projek IPAS SMK. Melalui blog ini, ia berbagi instrumen pembelajaran yang relevan dengan Kurikulum Merdeka.
Link Internal & Navigasi (Penting untuk SEO):
Materi Lengkap:
Projek IPAS Kelas X SMK: Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial Materi Pendukung:
Struktur Rangka Manusia dan Fungsinya

Post a Comment for "LKPD Projek IPAS Kelas X: Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial (Format Kurikulum Merdeka)"